loading
close button
close button
PT AMRITA ENVIRO ENERGI | Water & Waste Water Treatment Plant and Solid Waste Specialist
Pengertian Wastewater Treatment Plant dan Fungsinya
04 August 2025

Wastewater treatment plant adalah fasilitas yang dirancang untuk mengolah air limbah dari berbagai sumber, baik rumah tangga, komersial, maupun industri, sebelum dibuang ke lingkungan atau digunakan kembali. Fungsi utamanya adalah menghilangkan kontaminan fisik, kimia, dan biologis agar air yang dihasilkan aman bagi lingkungan serta tidak membahayakan kesehatan manusia.

 

Dalam konteks industri dan perkotaan, wastewater treatment plant menjadi elemen penting untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus melindungi sumber daya air dari pencemaran.

 

Tahapan wastewater treatment plant

Tahapan dalam Proses Wastewater Treatment Plant

 

Proses pengolahan air limbah di wastewater treatment plant umumnya terdiri dari beberapa tahap utama:

 

  1. Screening (Penyaringan Awal)
    Tahap ini berfungsi untuk menghilangkan benda padat berukuran besar seperti plastik, kain, kayu, dan sampah lainnya yang dapat merusak peralatan. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan bar screen atau saringan mekanis.

  2. Primary Treatment (Pengolahan Primer)
    Pada tahap ini, partikel padat tersuspensi diendapkan melalui sedimentasi. Air limbah dialirkan ke bak pengendapan (primary clarifier) sehingga lumpur (sludge) mengendap di dasar, sementara minyak dan lemak mengapung di permukaan untuk kemudian dipisahkan.

  3. Secondary Treatment (Pengolahan Sekunder)
    Tahap ini mengandalkan proses biologis untuk menguraikan bahan organik terlarut. Metode yang umum digunakan antara lain:

    • Activated Sludge System: Menggunakan mikroorganisme dalam kondisi terkontrol untuk menguraikan polutan organik.

    • Trickling Filter: Media berlapis yang memungkinkan pertumbuhan biofilm, yang kemudian memakan bahan organik.

    • Membrane Bioreactor (MBR): Kombinasi proses biologis dan filtrasi membran untuk menghasilkan air dengan kualitas tinggi.

  4. Tertiary Treatment (Pengolahan Tersier)
    Digunakan untuk menghilangkan polutan yang masih tersisa setelah pengolahan sekunder. Bisa meliputi penyaringan pasir, filtrasi karbon aktif, hingga proses kimia untuk menghilangkan nutrien seperti nitrogen dan fosfor.

  5. Disinfection (Desinfeksi)
    Proses ini bertujuan membunuh patogen berbahaya menggunakan klorin, ozon, atau radiasi ultraviolet (UV), sehingga air limbah yang dihasilkan aman untuk dibuang atau digunakan kembali.

 

Jenis Teknologi Pengolahan Biologis dan Kimia

 

Beberapa metode yang umum digunakan dalam pengolahan air limbah:

 

  • Activated Sludge – Efektif untuk beban organik tinggi, membutuhkan kontrol ketat terhadap aerasi dan waktu tinggal.

  • Trickling Filters – Cocok untuk beban rendah hingga sedang, biaya operasional relatif rendah.

  • Membrane Filtration – Menghasilkan kualitas air sangat tinggi, tetapi biaya instalasi dan operasional lebih besar.

 

Pemanfaatan dan Pengelolaan Byproduct

 

Selama proses pengolahan, wastewater treatment plant menghasilkan beberapa byproduct, di antaranya:

 

  • Biosolids – Lumpur hasil pengolahan yang dapat diolah menjadi pupuk atau bahan bakar setelah melalui proses stabilisasi.

  • Treated Effluent – Air hasil olahan yang bisa digunakan kembali untuk irigasi, pendinginan mesin, atau kebutuhan industri lainnya.

 

Manfaat Wastewater Treatment Plant bagi Industri

 

Manfaat Penjelasan
Mengurangi risiko gangguan operasional Mencegah kerusakan mesin dan pipa akibat air limbah yang agresif, abrasif, atau penuh padatan.
Menjaga pasokan air bersih Treated effluent bisa dipakai ulang (pendinginan, pencucian, irigasi industri) sehingga ketergantungan air baku turun.
Menekan biaya jangka panjang Penggunaan ulang air & pengelolaan lumpur yang efisien memangkas biaya air, disposal, dan downtime proses.
Meningkatkan efisiensi energi & sumber daya Pemanfaatan byproduct (biosolids, biogas) sebagai bahan bakar/soil conditioner serta optimasi aerasi & pompa.
Mendukung keberlanjutan lingkungan Menurunkan beban pencemar (BOD, COD, N, P, patogen) ke sungai/danau sehingga ekosistem lokal terjaga.
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar Mengurangi bau, vektor penyakit, dan risiko kontaminasi air tanah di kawasan sekitar pabrik.

 

 

Solusi dari Amrita Enviro

 

Pengelolaan air limbah melalui wastewater treatment plant bukan hanya persoalan kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga kesehatan masyarakat, melindungi ekosistem, dan memastikan ketersediaan sumber daya air yang bersih di masa depan. Proses yang tepat dan terukur akan mencegah pencemaran, mengurangi risiko penyakit, dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi generasi mendatang.

 

Dengan desain dan teknologi yang tepat, wastewater treatment plant bukan hanya mencegah pencemaran, tetapi juga menjadi aset strategis untuk keberlanjutan industri. Amrita Enviro hadir dengan solusi terintegrasi untuk perencanaan, instalasi, hingga perawatan wastewater treatment plant, memastikan kualitas air limbah terjaga sesuai standar tertinggi.

 

Baca Artikel Menarik Lainnya

NEWS & UPDATES
Other News & Updates